Seeing Berlin Wall

Check weather forecast di apps cuaca diluar 4C dan berangin. Jadi kita langsung pakai baju berlapis2 dan saya bawa rain shield stroller alyssa dan selimut plus sarung tangan dan kupluk. Mulai nyesel knp gak sewa footmuff sekalian tp saya mikir karena masih autumn harusnya gak kepakai. Tapi Berlin this weekend lagi exceptionally dingin sih. Sementara di tempat2 lain cuaca masih di kisaran 10-20C.

Destination pertama adalah Berlin memorial wall. Kesana tinggal naik tram di depan hotel. Kita jalan menyusuri area berlin wall ini sambil baca sejarahnya. Kita gak banyak ambil foto karena dingin banget dan males buka sarung tangan. 

Area Berlin Wall memorial ini luas banget. Kita jalan nyusurin tembok sambal kedinginan dan di ujungnya ternyata ada museumnya. Kita langsung buru2 masuk untuk menghangatkan badan sekaligus baca lebih jauh sejarah Berlin Wall ini. Seharusnya Fabio ikut karena dia pasti tertarik baca dokumentasi seperti ini, selain penting juga buat dia mengerti sejarah World War 1 dan 2.

Next destination adalah Check Point Charlie. Check point Charlie ini adalah salah satu tempat penyebrangan dari Jerman Barat ke Timur yang paling terkenal untuk Diplomatic personnel, American military dan non German visitor.

 

Dari Check Point Charlie kita jalan ke Topography of terror untuk baca lebih lanjut mengenai sejarah Berlin dan Jerman. Gak mau lama2 juga karena dingin dan akhirnya kita memutuskan untuk jalan ke Gendarmenmarkt. 

Gendarmenmarkt ini cantik dan romantic menjelang sore masuk gelap. Sari langsung sibuk foto2 dengan camera SLRnya. Begitu sudah gelap kita balik ke train station dan dinner disana sebelum balik Hotel buat mandi dan bobo. Akhirnya bisa bobo telentang di Kasur.