Pengalaman Saya sebagai K-Poper: Dimulai dari BLACKPINK, Kini Ditambah TREASURE

Sepuluh tahun lalu, tidak terbayang kalau sekarang K-POP sudah jadi bagian kehidupan sehari-sehari saya. Walaupun musik dari dulu memang penting buat mengatur mood, biasanya saya lebih memilih yang berirama lebih tenang.

Saya pertama kali dengar tentang BLACKPINK pada 2016, yang sayangnya bukan saat mereka mulai debut dengan Boombayah. Lagu pertama mereka yang saya dengar adalah Whistle (Param). Dari situ… saya pun mulai kecanduan dengan empat  anggota cantik—Jisoo, Jeannie, Rose, dan Lisa—grup ini. Tentunya, walau saya suka semuanya, bias saya adalah Lisa, anggota maknae (paling muda): seorang gadis Thailand yang amat bertalenta dan telah bekerja begitu keras mengejar impiannya menjadi idol Korea dari usia belia, dan melampaui banyak rintangan seperti perbedaan bahasa dan kultur.

NEWARK, NEW JERSEY – 28 AGUSTUS: (KiL-Ka) Lisa, Jisoo, Jennie, dan Rosé dari BLACKPINK di acara MTV VMA 2022, dimana mereka mendapat dua penghargaan internasional.

Kalau ada waktu untuk menyimak MV (Music Video) mereka di YouTube, mungkin Anda akan mengerti betapa gampangnya seseorang dapat menjadi BLINK (Fans Blackpink). Semua aspek MV-nya jempolan! Musik, visual, koreografi, dan tata busananya benar-benar yang terbaik dalam hal kualitas. BLACKPINK saat ini adalah grup perempuan terbesar, dengan sekitar 8,2 juta subscriber dan masih memegang rekor sebagai grup perempuan paling sering ditonton di seluruh dunia.

Cewek-cewek ini adalah yang membawa saya masuk ke dunia K-POP. Saya lalu melihat-lihat grup atau lagu lainnya, tapi satu hal yang saya percaya… Sekali jadi BLINK, selamanya akan jadi BLINK, hehehe…

Bagi saya, menjadi fans K-POP ibarat investasi untuk mendukung idola kita. Namun, kembali lagi ke individunya. Kita bisa mulai dengan menonton MV dan lagu di platform gratis seperti YouTube, Spotify, dll., atau dengan berceloteh soal mereka di Media Sosial (Twitter, IG, Facebook, dll.). Kalau ada kas lebih, sebaiknya kita beli album mereka karena pembelian tersebut akan dihitung di chart GAON dan menambah poin untuk penghargaan musik di Korea. Kita juga bisa membeli light stick untuk bersorak sorai, kalau-kalau ada kesempatan nonton langsung konser… sejauh ini, saya sudah dua kali ke konser Blackpink, hehehe.

Di akhir 2018, saya nonton YG TREASURE BOX, acara milik YG Entertainment (agensi Blackpink). Di sana, seorang remaja 14 tahun bernama Park Jeong Woo menyita perhatian saya; dia menyanyikan lagu Adele dengan vokal yang begitu jernih dan penuh penjiwaan. Talenta bernyanyinya membuat saya jadi mengikuti TREASURE, boy band termuda dari YG, dan menjadi TEUMES (fans Treasure).

TREASURE : 12 anggota (Ki-Ka) – Kim Jun Kyu, Park Ji Hoon , Haruto, Mashiho (depan), Park Jeong Woo, Choi Hyun Suk (depan), So Jung Hwan, Bang Ye Dam, Yoshi , Kim Do Young, Yoon Jae Hyuk, Asahi. (8 dari Korea, 4 dari Jepang).

Dengan mendukung grup pemula seperti ini, saya jadi semakin mendalami dunia K-pop supaya bisa turut andil menambah popularitas mereka… hahaha. Dimulai dari 2020 saat mereka debut dengan lagu Boy, saya pun membeli albumnya dan membuat beberapa akun YouTube Premium dan GENIE (platform musik Korea)… yang asal tahu saja, semuanya berbayar! Saya merasa jadi Eomma bagi TREASURE, yang mendukung anak-anaknya supaya sukses. Saya sedih saat mereka gagal memenangkan penghargaan, dan sampai menitikkan air mata bahagia begitu mereka mendapat penghargaan pertama! Hahaha. TREASURE berhasil memenangkan penghargaan artis pendatang baru kategori pria untuk debut mereka.

Silakan juga cek akun YouTube TREASURE, untuk melihat bagaimana bertalenta, lucu, dan enerjiknya anak-anak ini. Selain MV mereka, saya juga merekomendasikan TREASURE Maps untuk menyaksikan mereka di acara reality show. Saya menanti saatnya bisa menonton mereka di konser fisik.

Sebagai BLINK dan TEUME, saya bahagia saat ini karena BLACKPINK baru saja merilis album kedua bulan lalu, sedangkan TREASURE akan merilis album baru minggu depan. Saya sudah memesan album-album baru ini langsung dari Korea Selatan, dan sudah tidak sabar menanti kedatangannya!

Saat merenungkan hal ini, saya jadi berkata kepada diri sendiri “Kadang kita perlu shallow obsession ini supaya bisa tetap bahagia” Hehehe… cheers!

Tinggalkan Balasan